Menu

Tiga Negara Dengan Peluang Terbesar Sebagai Juara Piala Dunia 2018

0 Comment


Semakin dekat waktu pelaksanaan Juara Dunia 2018, berbagai prediksi pun bermunculan. Baik mengenai pesepak bola terbaik tahun ini, hingga negara yang akan keluar sebagai juara. Namun, dari banyaknya prediksi yang tersebar di antara para penggila bola seluruh dunia, ada tiga negara yang digadang sebagai unggulan, yakni Jerman, Spanyol, dan Brazil.

Tim Nasional Jerman

Jerman banyak disebut sebagai kandidat terkuat negara yang akan memboyong piala juara dari gelaran Piala Dunia 2018 ini. Status Jerman sendiri saat ini adalah juara bertahan, di mana tim nasional mereka berhasil menjadi kampiun pada Piala Dunia 2014. Di bawah komando pelatih Joachim Low, mereka yakin dapat kembali menjadi juara.

Kapten dari tim nasional Jerman adalah Manuel Neuer yang dikenal memiliki leadership unggul hingga dapat mengarahkan semua anggota tim dengan baik. Sayangnya, Neuer saat ini tengah mengalami cedera sehingga kemungkinan besar tidak akan terjun sebagai pemain inti pada Piala Dunia 2018 mendatang. Meski demikian, tidak lantas skuad Jerman menjadi lemah.

Sejak dahulu, tim nasional Jerman dikenal memiliki deretan kiper dengan kualitas dewa yang membuat gawang mereka sangat sulit ditembus. Mark Andre Ter Stegen dan Bernd Leno merupakan dua nama kiper yang digadang akan bergantian mempertahankan gawang Jerman pada Piala Dunia 2018. Ter Stegen sendiri adalah kiper Barcelona yang sangat tangguh.

Di sisi lain, Jerman juga memiliki pemain muda yang sangat potensial pada posisi bek kanan yang saat ini bernaung di bawah payung Bayern Munchen, Joshua Kimmich. Performa Kimmich selalu stabil dan sangat kuat dalam berbagai segi sehingga semakin menaikkan prosentase kemenangan tim nasional Jerman di ajang Piala Dunia 2018 mendatang.

Tim Nasional Brazil

Skuad Brazil merupakan kandidat terkuat kedua sekaligus rival terberat Jerman dalam menjuarai Piala Dunia 2018. Brazil sendiri telah mengantongi catatan lima kali juara Piala Dunia, sedangkan Jerman memiliki catatan empat kali kemenangan. Piala Dunia 2018 disebut akan menjadi penentu Brazil akan menambah gelar juaranya atau justru menjadi seri dengan Jerman.

Brazil dan Jerman memang memiliki sejarah yang sangat kuat dalam hampir setiap gelaran Piala Dunia. Skuad Brazil membantai habis tim nasional Jerman pada Piala Dunia 2002, namun dibalas tidak kalah memalukan oleh Jerman pada Piala Dunia 2014 dengan lima gol tanpa balas dalam waktu 19 menit padahal Brazil tuan rumah.

Luiz Felipe Scolari saat ini didapuk sebagai pelatih tim nasional Brazil dan ia pun memercayakan posisi kapten kepada Thiago Silva. Pelatih dengan sebutan Tite tersebut menyadari beban berat yang ditanggungnya dari pelatih terdahulu setelah kekalahan paling memalukan di Piala Dunia yang dialami Brazil empat tahun lalu.

Tite menerapkan rasa kekeluargaan yang besar pada setiap anggota tim, di mana dengan pemikiran membela keluarga diyakininya akan memberikan semangat juang yang lebih kuat. Dan benar saja, pada babak penyisihan, kekuatan tim nasional Brazil tampak meningkat drastis. Neymar adalah pemain yang paling diandalkan oleh Brazil untuk Piala Dunia 2018.

Tim Nasional Spanyol

Tiga kali juara Piala Dunia membuat Spanyol termasuk dalam tiga unggulan pada gelaran tahun ini. Meskipun pada Piala Dunia 2014, Spanyol yang sebelumnya menjadi juara pada Piala Dunia 2012 tersingkir mudah dalam babak penyisihan, di bawah komando Julen Lopetegui, banyak pecinta sepak bola yang menyakini Spanyol dapat bersinar kembali.

Sergio Ramos didapuk sebagai kapten tim, sedangkan David Silva dan Andres Iniesta menjadi kunci utama tim untuk memenangkan kompetisi. Skuad tersebut juga masih diperkuat dengan Marco Asensio yang menduduki peringkat tinggi dalam polling pemain muda terbaik Piala Dunia 2018. Menilik dari jajaran pemain yang dimiliki, skuad Spanyol setangguh Jerman.

Spanyol memiliki pola permainan yang khas, yakni mengutamakan pertahanan pada paruh pertama pertandingan dan baru akan agresif menyerang memasuki menit tengah hingga akhir. Strategi tersebut cukup ampuh karena sejatinya dengan mempertahankan gawang untuk tidak kebobolan hingga pertengahan pertandingan telah menjamin kemenangan tim dan juga sangat menghemat stamina dari para pemain.